Worst Day

Kamis, 22 September 2011 0 komentar
Kembali kuliah setelah 3 bulan libur adalah hal yang paling aku nantikan. Bertemu sahabat-sahabat tercinta dan beraktivitas menjadi seorang mahasiswi lagi. Minggu pertama menjadi hari-hari yang menggembirakan. Sampai pada hari Minggu tanggal 18 September 2011 kebahagiaan itu seakan runtuh secara tiba-tiba. Aku jatuh sakit. Tadinya aku pikir demam biasa. Tapi tumben sekali suhu tubuhku sampai lebih dari 39 derajat Celcius. Dan keesokan harinya aku dapati di tubuhku muncul butiran-butiran kecil berair yang kata ibuku itu adalah CACAR. Whattttttt??? Damn it ! Damn it ! Damn it ! Sebenarnya aku masih belum ngeh sendiri dengan apa dan gimana cacar itu, coz ini adalah pertama kalinya buatku. Sampai pada hari kedua, I'm so panic and stress. Depresi tingkat tinggi ketika bentol-bentol itu muncul memenuhi wajahku.

Hatiku seakan hancuuurr....melebihi ketika patah hati. Berbagai pertanyaan, kekesalan muncul di dalam pikiranku. "Kenapa sih penyakit ini muncul disaat yang tidak tepat ??"

Kenapa aku bilang tidak tepat adalah karena minggu ini jadwalku mencari tempat magang. Terus nasib tugas akhirku gimana?????

Ya Allah,,,,,rasa-rasanya kayak pengen mati aja. Coz pada awalnya aku sudah sangat bersemangat untuk magang kerja, serta menyelesaikan tugas akhir. Tetapi penyakit ini tiba-tiba saja meluluh lantakkan semangatku. :'(

Dua hari aku nangis di kamar. Alhamdulillah aku punya ibu yang hebat, yang selalu memberikan kasih sayang,merawat aku dengan penuh kesabaran, tanpa rasa jijik melihat anaknya berwajah tak karuan. Sementara aku sendiri jijik tiap kali harus mengoleskan salep atau menaburi badanku dengan bedak.

Ya Allah,,,,aku cuma bisa meminta untuk diberikan kesabaran yang tiada batas dalam menghadapi ujian dari-Mu.

Aku juga masih bersyukur karena memiliki sahabat-sahabat yang selalu menghiburku,mensupport dan mendoakan aku. Bahkan mereka datang menjenguk tanpa takut tertular. Alhamdulillah Ya Allah...

Aku bersyukur dikelilingi manusia-manusia berhati malaikat, yang selalu ada disaat suka maupun duka. Subhanallah...

Disaat sesulit ini, Engkau masih memberikan nikmat-Mu. Dan membukakan mata hatiku, betapa pentingnya mereka di hidupku.

Terima kasih Ya Allah, Thanks Mom and all my best friends. Love u all :-*

Do'ain ya biar cepet sembuh :(
Jumat, 09 September 2011 0 komentar
Dalam sunyi ku bersimpuh,

hanyut aku dalam tangisan,

keindahan dunia yang fana

sering membuatku lupa akan kebesaran-Mu

sesering semilir angin bertiup,

mulut ini tak hentinya mengeluh

akan semua beban hidup...

"aku lelah,,,"

"aku benci,,,"

"kenapa harus begini,,,?"

"kenapa semua ini harus terjadi,,,?"

terkadang bila rasa kesal membuncah,

kata-kata umpatan pun terlontar

dari mulut hamba-Mu yang hina ini

Terkadang dalam takutku akan murka-Mu,

terbesit betapa hinanya hamba,

sungguh hamba tak pantas mengharap Surga-Mu


Ya Allah Ya Rahman,

hanya dalam pelukan-Mu hamba merasa tenang

hanya dalam buaian kasih-Mu hamba merasakan kesejukan

jangan biarkan hamba berpaling dari Mu lagi,,,

karena sesungguhnya engkaulah cinta dalam hidupku yang abadi
 

Template Copy by Blogger Templates | BERITA_wongANteng |MASTER SEO |FREE BLOG TEMPLATES